DEFINISI, RUANG LINGKUP AL-DALALAH WA AL-MA’AJIM, DAN KEDUDUKANNYA DALAM LINGUISTIK

  • Ahmad Yani IAI CIREBON
  • Luthfiah Hakim IAI CIREBON
Keywords: al-dalalah wa al-ma’ajim, Lafaz, linguistik

Abstract

Lafaz ditinjau dari sisi kebahasan dapat didefinisikan sebagai apa-apa yang dilafalkan dari kalimat, dan sesuatu yang terlontar dari mulut atau lisan, dan bunyi yang mengandung sebagian huruf Hijaiyah. Metode yang digunakan pada studi literature adalah penelitian kepustakaan (Library research) yang merupakan serangkaian penelitian yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, atau penelitian yang objek penelitiannya digali melalui beragam informasi kepustakaan (buku, ensikolpedia, dokumen, dan jurnal ilmiah). Jenis data yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah data yang diperoleh dari studi literature. Kesimpulan dari penelitian ini adalah lafaz adalah sesuatu yang terlahir dari lisan manusia berupa ucapan  yang mengandung bunyi dan kebermaknaan. Makna adalah sesuatu yang terkandung dalam ucapan, isyarat, dan tanda.Makna dalam konteks pemakaiannya sering disejajarkan pengertiannya dengan arti, gagasan, pikiran, konsep, pesan, pernyataan maksud, informasi, dan isi. Makna adalah bagian yang tidak terpisahkan dari semanti k dan selalu melekat dari apa saja yang kita tuturkan.

Published
2023-02-27
How to Cite
Ahmad Yani, & Luthfiah Hakim. (2023). DEFINISI, RUANG LINGKUP AL-DALALAH WA AL-MA’AJIM, DAN KEDUDUKANNYA DALAM LINGUISTIK. Jurnal Tsaqqafa, 1(01). Retrieved from https://jurnal.uicirebon.ac.id/index.php/tsaqqafa/article/view/199